Choose your VLAN and MPLS, and start today

VLAN

VLAN adalah Virtual LAN yaitu sebuah jaringan LAN yang secara virtual dibuat di sebuah switch. Pada switch standard biasanya akan meneruskan traffic dari satu port ke semua port yang lain ketika ada traffic dengan domain broadcast yang sama melewati port tersebut.

Untuk switch yang khusus, mereka mampu untuk membuat beberapa LAN yang berbeda dengan id yang berbeda di tiap portnya, dan hanya akan meneruskan traffic ke port-port yang memiliki id yang sama.

Mengapa VLAN dibutuhkan ?

Menjadi Sangat penting juga VLAN ini digunakan, yaitu ketika network Anda menjadi semakin besar skalanya dan traffic broadcast menjadi beban di seluruh network Anda. Beban terlalu besar yang disebabkan oleh traffic broadcast ini bisa menyebabkan network Anda jatuh dan tidak se-responsif sebelumnya.

Kapan VLAN perlu diimplementasikan ?

Anda memerlukan VLAN ketika kondisi jaringan Anda :

  • Memiliki lebih dari 200 node perangkat di dalam jaringan Anda
  • Banyak terjadi traffic broadcast di jaringan Anda
  • Anda ingin membagi beberapa user Anda menjadi group-group tersendiri untuk meningkatkan keamanan
  • Mengurangi traffic broadcast yang banyak disebabkan oleh serangan virus dan program pengganggu lain yang akan memporak porandakan jaringan Anda.
  • Atau Anda hanya ingin membuat beberapa virtual switch dari switch yang sudah ada

MPLS

MPLS (Multiprotocol Label Switching) adalah teknik peletakan label dalam setiap paket yang dikirim melalui jaringan. MPLS bekerja dengan cara memberi label untuk paket-paket data, untuk menentukan rute dan prioritas pengiriman paket, sehingga pengiriman dan penerimaan data lebih robust dan secure, karena sangat ketat filtrasi paket data jaringannya.

Label tersebut akan memuat informasi penting yang berhubungan dengan informasi routing suatu paket, diantaranya berisi tujuan paket serta prioritas paket mana yang harus dikirimkan terlebih dahulu. Dengan adanya label dalam paket data ini, maka data yang berjumlah banyak akan tetap harmonis dalam RX (Terima) dan TXnya (Transmiternya), tanpa bertumbukan.

Sistem jaringan MPLS ini memiliki cara dan mekanisme kerja yang cukup kompleks karena memiliki arsitektur unik dan tersendiri, untuk itu, Jika kita ingin memahami dasar-dasarnya, harus mengetahui perangkat-perangkat dominan , yang digunakan pada jaringan MPLS dan mengerti fungsi kerja dari masing-masing elemen pada jaringan MPLS, antara lain :

  • CE Customer Edge. Perangkat jenis CE merupakan perangkat yang banyak berhubungan dengan jaringan customer, atau dapat juga berupa perangkat customer itu sendiri, CE bertugas menghubungkan jaringan customer dengan jaringan provider, contohnya saja seperti hub, switch, router dan repeater.
  • LER. Merupakan router MPLS, router pertama dalam domain MPLS yang terletak pada ujung-ujung jaringan MPLS yang berhubungan dengan jaringan luar, Pada LER terjadi proses penyisipan label (ingress) dan pelepasan label (egress).
  • LSR. Merupakan router atau perangkat yang memiliki kemampuan untuk melakukan forwarding paket-paket berdasarkan label MPLS. Pada router LSR terjadi pertukaran label atau yang dikenal dengan label swapping. LSR terletak ada inti (core) jaringan MPLS
  • LSP. Untuk melewati jaringan MPLS, sebuah jalur trafik paket disediakan untuk perjalanan FEC yang ditetapkan pada sebuah pengaturan transimisi data ini dinamakan label switched path (LSP).